7 Strategy dalam melakukan Branding Produk

7 Strategy dalam melakukan Branding Produk

posted in: Konten, Media, Tertulis, Tutorial | 0

Yakin bahwa Branding yang Anda lakukan sudah tepat dan efektif? Bagaimana, apa, kapan, dan kepada siapa saja Anda berencana untuk mengkomunikasikan produk atau usaha Anda?

Perhatikan hal-hal berikut ini saat melakukan Branding Strategy supaya apa yang anda kerjakan tidak sia-sia.

1. Konsistensi

Bila Anda telah menciptakan bentuk Image Branding suatu produk, pastikan itu adalah tetap dan tidak berubah di semua aplikasi komunikasi Brand terutama dalam perusahaan Anda sendiri. Jangan berbicara tentang hal-hal yang tidak berhubungan atau melebih-lebihkan bentuk merek. Jangan melakukan perubahan tanpa dikomunikasikan terlebih dahulu yang akhirnya akan membingungkan pelanggan.

2. Pengembangan citra dari emosional

Konsumen bisa saja berpikir bahwa semua produk itu manfaatnya sama, tapi kita bisa buat sisi emosional dari pesan sebuah produk. Semua kaos sama-sama bisa digunakan. Tapi bila kita bicara satu kaos yang akan membuat semua orang tertarik bahkan iri saat melihat Anda mengenakannya karena terlihat sangat nyaman ketika dikenakan, meski harganya sangat mahal, konsumen tidak perlu berpikir panjang untuk mendapatkan sebuah produk yang akan membuatnya puas.

Temukan cara untuk mengajak konsumen berpikir pada tingkat yang lebih dalam. apakah itu rasa nyaman, rasa dihargai atau kepuasan memiliki produk yang tepat dihatinya.

3. Penghargaan

Berikan Reward kepada mereka sebagai penghargaan telah memilih produk anda. Misalnya atas usaha mereka telah pergi keluar rumah hanya untuk mencari dan membeli, memberitahu teman-teman nya tentang produk Anda, menumbuhkan rasa loyalitas dari orang-orang ini akan menghasilkan lebih banyak penilaian positif dari konsumen maupun orang lain.

Betapa senangnya bila kita membaca berita di koran atau selebaran bahwa produk yang biasa kita pakai menyatakan terima kasih telah memilih dan menggunakan.
Memelihara kontak interaksi dengan membuka kotak saran, forum di jejaring sosial, membuat ucapan terima kasih atas pilihannya terhadap produk anda atau sekedar mengirim surat atau hadiah kecil tentunya sangat memberikan rasa memiliki yang lebih dalam terhadap produk anda.

4. Buatlah konsumen merasa terikat

Merek produk Anda, logo, situs web atau nama Anda. Ini adalah apa yang Konsumen lihat tentang Anda, dan bagaimana caranya membuat mereka merasa tak ingin melihat yang lain. Walaupun produk Anda bukan satu-satunya yang ada karena banyak kompetitor dengan produk yang sama.

Kuncinya buat konsumen merasa telah mendapatkan kebaikan dari produk tersebut yang tidak didapat dari produk lain, disamping kebaikan produknya, pelayanan yang tepat dan membuat hal ini menjadi bagian penting dari strategi branding ini yang disebut point of dependence. Berikan informasi bahwa keberhasilan produksi dan Kemajuan penjualan produk adalah berkat kepercayaan konsumen yang memahami kelebihan-kelebihan ini.

5. Kreativitas & improvisasi berpromosi

Tanpa disadari konsumen sebenarnya membutuhkan penyegaran atmosfir dari informasi atau visualisasi dari produk yang dimilikinya. Informasikan selalu inovasi produk Anda, gaya baru berpromosi atau materi baru dari pesannya. Konsumen akan merasa “disapa” dan akan menanamkan rasa bahwa keputusannya memilih adalah baik dan ingin menunjukkannya kepada orang lain.

6. Fleksibel

Jadi jika strategi lama Anda tidak efektif lagi, jangan takut untuk mengubahnya. Ambil kesempatan untuk mempelajari taktik kompetitor, cara-cara baru. Apakah ada cara-cara yang lain dari yang mereka buat atau modifikasi cara mereka dengan gaya sendiri. Atau ada sesuatu yang sebenarnya potensial dari produk Anda tapi belum di tampilkan.

7. Perhatikan kompetitor

Ambil kompetisi sebagai tantangan untuk meningkatkan strategi Anda sendiri dan menciptakan nilai yang lebih besar pada produk Anda secara keseluruhan. Anda berada dalam bisnis yang sama dan dengan pelanggan yang sama, Jadi perhatikan apa yang kompetitor lakukan. Apakah beberapa dari taktik mereka berhasil? Apakah beberapa gagal? Mempelajari cara kompetitor biasanya selalu membuat timbulnya ide-ide kreatif untuk menciptakan strategi yang lebih baik.

Jika Anda sudah melakukan itu semua, maka tunggulah hasilnya. Namun jika Anda merasa belum maksimal dalam melakukan Branding Strategy seperti yang sudah disebutkan di atas, sangat disarankan segeralah lakukan poin-poin tersebut.