Andika Deni Ketua TDA Pelajar Nasional

Aista Wisnu Putra Ketua BEM FH UNDIP 2015

posted in: Konten, Media, Tertulis, Wawasan | 1

Untuk menjadi seorang pemimpin, kita memang harus memiliki kualitas kepemimpinan. Tetapi, dengan menunjukkan kualitas kepemimpinan yang unggul, kita tidak perlu selalu berada dalam peran kepemimpinan. Seorang pemimpin sudahlah pasti memiliki karakterisitik yang kuat. Pemimpin hebat pasti memiliki dedikasi untuk menghormati, keberanian untuk berpikir secara berbeda, memiliki inisiatif dan thinking outside the box. Dengan berusaha dan  berlatih kepemimpinan, kamu secara alami akan menjadi seorang pemimpin. Bahkan, pemimpin yang paling sukses mengakui bahwa pelatihan keterampilan kepemimpinan adalah latihan penting dan berkelanjutan. Sama seperti seniman profesional harus berlatih dan percobaan untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan artistik mereka. Jadi, seorang pemimpin harus terus berlatih sehingga memperoleh dan meningkatkan kemampuan kepemimpinan mereka. Nah kali ini Hartroopers kembali mengahadirkan sebuah artikel hasil wawancara dengan seorang pemimpin yang sangat berdedikasi untuk organisasi  yang sedang di pimpinnya. Dia adalah Aista Wisnu Putra.

Kembangkan hal positif dan musnahkan hal negatif, guna kehidupan yang lebih bermanfaat di dunia dan akhirat

-Aista Wisnu Putra-

Aista Wisnu Putra adalah salah satu contoh anak muda yang memiliki pengalaman dalam bidang kepemimpinan. Mahasiswa ber-usia 21 tahun ini menduduki posisi strategis di kepengurusan BEM FH UNDIP 2015. Tidak tanggung-tanggung, mahasiswa yang memulai kiprahnya dalam organisasi sejak SD ini, sekarang menjabat sebagai Ketua BEM FH Universitas Diponegoro. Tentu pencapaian Aista  tak lepas dari segala perjuangan dan tantangan yang tentu saja tidak mudah. Lalu apa saja sih pengalaman Aista Wisnu dalam bidang kepemimpinan? Yuk coba kita cari tau.

Halo Aista, sebelum bercerita lebih jauh, boleh dong ceritain sedikit tentang kamu?

Halo, nama saya Aista Wisnu Putra. Saya adalah seorang laki laki yang suka berfikir dan saya selalu berusaha menambah pengetahuan dan kemampuan setiap hari. Saya sekarang kuliah di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Dan Alhamdulillah menjabat sebagai Ketua BEM FH Universitas Diponegoro.

Bagaimana ceritanya Aista tertarik dengan dunia leadership?

Awalnya saat SD kelas 3 saya cengeng dan hanya sebagai murid akademik biasa, lalu kelas 4 saya mulai melatih leadership di Pramuka dan Pengibar Bendera sampai kelas 6. Tanpa meninggalkan bakat saya di akademik saat SD tentunya. Saat SMP saya mulai banyak bergaul dan selalu ingin punya teman banyak.

Lalu, kegiatan apa saja yang Aista ikuti saat duduk di bangku SMP?

Saya menjadi pengurus OSIS dan Pramuka saat SMP. Sekaligus mengasah kemampuan petugas upacara saya.

Apa setelah lulus SMP, Aista masih mengikuti kegiatan organisasi di SMA?

SMA adalah batu loncatan saya. Saya dicalonkan menjadi Wakil Ketua OSIS dan terpilih. Saat itu saya mulai belajar manejemen secara alami, menghadapi masalah, menejemen waktu, memahami perasaan dan maksud orang lain. Saya juga membantu kegiatan Pramuka dan petugas tata upacara. Sampai setahun berikutnya saya menjadi ketua OSIS di SMA.

Lalu saat ini, apa Aista masih berkecimpung dalam sebuah organisasi?

Sekarang saya masih menjadi aktivis BEM, kebetulan sebagai Ketua BEM FH Universitas Diponegoro 2015.

Organisasi menjadi kehidupan yang selalu ada dan tak terpisahkan dari hidup saya. Awal kuliah saya aktif di komunitas debat, lKTI, diskusi umum dan Hukum Islam serta mengikuti berbagai lomba. Saya juga kuliah sambil belajar di Pondok Pesantren Mahasiswa. Saya aktif juga di Ikatan Alumni SMA dan Komunitas Mahasiswa Pekalongan. Saya juga aktif sebagai pengurus Pondok.

Andika Deni Ketua TDA Pelajar Nasional 1

Aista Wisnu Putra BEM FH UNDIP 2015

Apasih yang membuat kamu sangat menyukai kehidupan dalam organisasi?

Menurut saya organisasi memberi banyak tantangan sehingga membuat kita selalu berkreasi inovasi dan memecahkan masalah. Banyak teman relasi dan menambah ilmu, dan kita berlatih agar bisa bekerja dalam tim untuk nantinya terjun di masyarakat. Saya juga terkadang masih mengajar les Privat untuk anak SD dan SMP.

Kesibukan membuat lelah namun membuat kita memanfaatkan waktu secara optimal untuk hal positif sehingga hal negatif tidak kita lakukan.

Selama menjadi organisatoris, pernahkah Aista mengalami hal sulit?

Tentu saja pernah. Ketika perbedaan konsep antar anggota, atau pelaksanaan yang tidak sesuai rencana karena hal diluar kendali.

Lalu, bagaimana cara Aista  mengatasinya?

Selalu musyawarah dan kadang mengalah. Cermat membaca keadaan dan tetap persistent, show must go on. Ketika gagal atau tak sesuai harapan bangkitlah dan tunjukan bahwa kamu bisa bangkit. Itu adalah kesuksesan.

Menurut Aista Wisnu seberapa penting sih kemampuan leadership untuk anak muda Indonesia?

Penting. Karena dengan leadership, Insan Indonesia bisa menjadi pemimpin dan bisa dipimpin. Sehingga semua rencana pembangunan negara dapat berjalan dengan baik.

Manfaat apa saja sih yang Aista rasakan dari organisasi?

Yang pastih sih menambah wawasan dan kemampuan leadership. Menambah teman dan jaringan, hati puas saat bisa bekerja sama dan tujuan tercapai dapat bermanfaat bagi orang lain.

Bagaimana sih cara Aista mengasah kemampuan leadership?

Membaca buku motivasi, biografi orang hebat, dan manajemen. Mencontoh orang yang leadership nya baik, dekat dengan pemimpin terdahulu dan selalu mau belajar dan bangkit saat gagal.

Bagaimana dengan akademik Aista. Apakah kegiatan di organisasi tidak menggangu kegiatan akademik kamu?

Kadang sedikit terganggu. Tapi, itu tantangan untuk belajar lebih keras. Optimalkan dan memanfaatkan waktu.

Bagaimana cara kamu membagi waktu?

Membuat to do list di note yang selalu dibawa, selalu prioritaskan yang urgent dan membagi atau mendelgasikan tugas. Ohya satu lagi, sebelum tidur rencanakan apa yang akan dilakukan besok.

Sebagai salah satu anak muda yang berprestasi, apasih harapan Aista untuk anak muda Indonesia?

Dapat bersatu dalam satu wadah tanpa mengkotak kotakan perbedaan. Dan optimis memberikan kontribusi serta dedikasi terbaik guna kemajuan bangsa dan Negara Indonesia.

Andika Deni Ketua TDA Pelajar Nasional 2

Aista Wisnu Putra-Ketua BEM FH UNDIP

Dalam waktu dekat, apa yang akan Aista lakukan sebagai bentuk kontribusi kamu ke Negara dan Bangsa melalui organisasi?

Saya ingin membentuk sebuah gerakan cinta Indonesia,  karena resah melihat anak muda yang pesimis dengan negara Indonesia ini. Saya ingin memotivasi, berbagi ilmu, berbagi sokongan guna membentuk anak muda yang cinta Indonesia.

Pesan singkat Aista Wisnu untuk anak muda Indonesia dong!

Buanglah hal negatif dan kembangkan hal positif. Kuatkan tekat untuk berjuang bagi kemanfaatan negara dan bekal di akhirat.


[Bernhart Farras / Bernhart Farras]

  1. […] akun twitter @Okineutron yang lahir di Lampung ini, merupakan mahasiswa semester 4 jurusan Fisika Universitas Diponegoro dan memiliki banyak prestasi dalam bidang karya tulis ilmiah. Dari hobi menulis jadi prestasi yang […]