“HARTMUT” Delegasi Indonesia untuk DAAD Group Study Visits Scholarship Jerman

posted in: Konten, Media, Tertulis, Wawasan | 0

Siapa sih mahasiswa yang tidak ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri? Nampaknya para mahasiswa memang berlomba-lomba untuk menjadi salah satu delegasi di ajang Internasional.  Selain dapat berkontribusi di ajang berkelas internasional, hal tersebut juga dapat menjadi pengalaman yang dapat menginspirasi generasi Indonesia. David Yitzack Pattiruhu merupakan salah satu anggota tim “HARTMUT” Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta yang menjadi delegasi Indonesia untuk program DAAD Group Study Visits Scholarship Jerman.

Nikmati proses, bukan sekadar sukses!

-David Yitzack Pattiruhu-

David Yitzack Pattiruhu, mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Negeri Jakarta adalah mahasiswa yang dapat menginspirasi generasi muda Indonesia. David, begitu panggilan akrabnya, merupakan salah satu delegasi Indonesia yang mendapatkan beasiswa study visits ke Jerman di bidang pariwisata. Sebelumnya, David juga pernah menjadi delegasi di World Conference on Youth Sri Lanka.

Kali ini David akan berbagi kisah untuk kamu mengenai pengalamannya menjadi delegasi Indonesia DAAD Jerman. Yuk Simak!

Halo, David! Program beasiswa apa sih yang membawa David ke Jerman?

Jadi, David dan Tim atau bisa disebut HARTMUT menjadi delegasi Indonesia untuk kunjungan resmi pada lima instansi Jerman melalui program yang namanya DAAD Group Study Visit Scholarship ke Jerman, dengan tema besar Learning German Innovation, Creativity, and Strategy for Jakarta’s Tourism Potential by Marketing and Tourism Management.

Ada siapa saja di balik nama tim HARTMURT?

No. Name Status
1. Karuniana Dianta A. S. Lecturer
2. Ali Afief Kurniadi Student
3. Annisa Chandra Riyani Student
4. Anugrah Amar Ma’aruf Student
5. David  Yitzack Pattiruhu Student
6. Elmia Nafisah Student
7. Nurlita Putri Mansyur Aslam Student
8. Rahma Aulia Student
9. Toni Eka Putra Student
10. Tri Putra Septianto Student
11. Wisnu Satrio Pambudi Student
12. Zaki Farodis Student

Apa saja kegiatan tim HARTMUT saat mengikuti program ini?

Kegiatannya itu berupa yang pertama, mempresentasikan potensi-potensi dan kendala-kendala apa saja yang sedang dihadapi oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait dengan isu pariwisata di Jakarta. Yang kedua, mendiskusikan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Jerman di bidang pariwisata, jadi kami datang ke kementrian federal. Dan yang ketiga, mengunjungi secara resmi dan berdiskusi dengan para pengelola museum di Jerman (Frankfurt dan Berlin) tentang bagaimana cara pengelolaan museum di Jerman. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih dua minggu dari tanggal 11 – 22 November 2015.

HARTMUT Delegasi Indonesia untuk DAAD Group Study Visits Scholarship Jerman

Hartmut full team

Apa yang membuat David tertarik mengikuti program tersebut?

David tertarik mengikuti program ini karena terutama melalui program beasiswa ini bisa terjadi kerja sama jangka panjang antara instansi Jerman dengan Universitas Negeri Jakarta terutama fakultas ekonomi. Yang kedua, mendapatkan pengalaman di kancah Internasional melalui beasiswa ini, mendapatkan teman dan mendapatkan network secara luas.  Dan yang ketiga, melanjutkan prestasi yang sudah pernah dilakukan oleh senior kami di tahun 2012. Kami mendapat informasi pertama kali dari dosen karena dosen memiliki niat untuk go International Fakultas Ekonomi Univeritas Negeri Jakarta.

Pengalaman apa saja yang David peroleh ketika mengikuti kegiatan-kegiatan di Jerman?

Pengalamannya itu merasakan secara langsung bagaimana pengelolaan pariwisata di Jerman terutama di dalam museum. Karena Berlin dan Jerman itu merupakan future city dimana keduanya memiliki kesamaan di dalam perkembangan kota. Berlin dan Jakarta itu sama-sama kota yang bersejarah, kota tua. David merasakan langsung bagaimana pengelolaan kota tua di Berlin. Semoga melalui pengetahuan yang David dapatkan di Jerman itu bisa menjadi bahan masukan bagi pemerintah provinsi DKI Jakarta di waktu yang akan datang. Karena dalam waktu ke depan untuk tim HARTMUT akan bekerjasama dengan pemangku-pemangku kepentingan di bidang pariwisata dan semoga apa yang kami dapatkan selama di Jerman bisa menjadi bahan masukan para pemangku kepentingan di bidang pariwisata.

“HARTMUT” Delegasi Indonesia untuk DAAD Group Study Visits Scholarship Jerman-1

HARTMUT kunjungan di Jerman

Bagaimana dengan proses seleksi program DAAD ini?

Secara keseluruhan itu proses seleksi yang dilewati melalui seleksi administrasi. Seleksi administrasi ini yang pertama kami harus mencari invitation letter dari pihak Jerman yang mengundang kami selama di Jerman. Jadi, ada lima institusi Jerman yang mengundang kami secara resmi. Kelima institusi tersebut, yaitu:

– Visit Berlin

– EBC Hochschule Berlin

– Deutsches Historisches Museum Berlin

– Bundesministerium für Wirtschaft und Energie (BMWI) Berlin

– International School of Management (ISM) Frankfurt

Yang kedua, menyiapkan proposal konsep acara selama di Jerman. Proposal konsep acara ini termasuk juga dengan kegiatan apa yang akan dilakukan setelah pulang dari Jerman. Yang ketiga, lembar keuangan yang isinya tentang pemasukan dan pengeluaran kegiatan di Jerman. Dan yang terakhir itu, form biodata anggota tim. Ke empat ini dimasukkan ke dalam form online khusus dari DAAD dan setelah itu selama satu bulan form itu direview oleh para juri DAAD di Jerman.

Apakah ada persayaratan khusus untuk mendaftar program DAAD tersebut?

Persyaratan khusus hanya ada dua. Yang pertama, maksimal peserta 15 mahasiswa dan satu dosen pembimbing. Yang kedua, terdaftar sebagai mahasiswa aktif di Universitas yang ada di Indonesia.

Apa kontribusi David dan tim setelah pulang dari Jerman?

Dari tim David melakukan berbagi pengalaman dengan adek kelas tentang beasiswa ini. Semoga junior-junior Universitas Negeri Jakarta khususnya Manajemen Fakultas Ekonomi bisa tertarik juga untuk mengikuti beasiswa ini. Dan bersyukurnya, saat ini sedang berjalan dari mahasiswa biologi FMIPA yang sedang mempersiapkan konsep kegiatan mereka ke Jerman. Yang kedua ini sedang berjalan David di bawah naungan HARTMURT atas nama tim David menginisiatifkan sebuah konsep volunteer tourism, bekerja sama dengan XL Future Leaders khususnya di dalam program Social Innovation Challenge. Jadi, saat ini David sedang mempersiapakn volunteer tourism dengan judul “BERKELANA”. Untuk konsep BERKELANA ini kami akan melakukan perjalanan di tempat-tempat wisata sekaligus melakukan volunteering di sekitar destinasi wisata. Untuk tempat projeknya itu akan berada di Desa Gunungsari Pandeglang, Banten. Kami akan melakukan konsep volunteering tourism dalam waktu dekat ini.

Apa hasil akhir yang David dapatkan dari program beasiswa ini dan apa manfaatnya bagi David?

Jadi kami mendapat sertifikat dan manfaatnya secara sederhana, nama kami sudah memiliki nama di database DAAD. Jadi kemungkinan besar kalaupun kami mendaftar untuk mendapatkan beasiswa ke Jerman, kemungkinan besar akan lebih bisa mendapatkan beasiswa ke Jerman.

Boleh dong berbagi tips untuk generasi Indonesia Sekarang agar bisa mengikuti jejak prestasi David?

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berprestasi, tentunya kita berprestasi dengan cara kita masing-masing. Namun, untuk hal tersebut yang kita butuhkan itu inisiatif yang dibaluti dengan niat.

[Bernhart Farras / Bernhart Farras]