Khaniya Laksmi Duta Pariwisata Nong Banten 2014

posted in: Konten, Tertulis, Wawasan | 0

Menjadi kreatif dan berprestasi memanglah bukan perkara yang mudah. Ditengah persaingan yang semakin ketat, anak muda Indonesia di tuntut untuk memiliki prestasi agar mampu tetap bertahan dalam persaingan. Namun, berbicara mengenai prestasi, prestasi tidak hanya bisa ditorehkan di lembar akademik saja, sebagai anak muda Indonesia kita dapat berprestasi di berbagai tempat dan berbagai kegiatan. Seperti yang dilakukan oleh Khaniya Laksmi yang merupakan Nong Banten 2014. Nong Banten adalah ajang pemilihan Duta Pariwisata Provinsi Banten.

Fult tilt

-Khaniya Laksmi-

Khaniya Laksmi adalah salah satu anak muda Indonesia yang dapat menginspirasi. Khaniya Laksmi yang merupakan Mahasiswi Insitut Pertanian Bogor ini merupakan anak muda dengan paket lengkap. selain berprestasi di bidang akademik dengan memperoleh beasiswa di Djarum Beasiswa Plus, Khaniya Laksmi juga merupakan Duta Pariwisata Provinsi Banten 2014.

Pada kesempatan kali ini, khaniya berbagi untuk kita mengenai kisah suksesnya sebagai mahasiwa berprestasi sekaligus Duta Pariwisata.

Hi Khaniya Laksmi! Sedang sibuk apa sekarang?

Aku sibuk kuliah, dan sekarang alhamdulillah disibukkan dengan kegiatanku sebagai Nong Banten 2014.

Khaniya Laksmi Mahasiswi IPB

Apasih cita-cita dari seorang Khaniya Laksmi?

Cita-cita aku jadi CEO Industri Pangan Multinasional, aku juga punya mimpi jadi Menteri Pariwisata.

Berawal dari manasih Khaniya tertarik dengan dunia pariwisata ?

Berawal dari kapannya sih ga ada waktu tepatnya. Tapi emang aku suka jalan-jalan dan suka baca-baca artikel tentang tempat-tempat wisata .

Hal apasih yang menarik khaniya , untuk menjadi duta pariwisata?

Pengalaman dan wawasan yang bisa didapat. Kita juga bisa dapet temen-temen baru, anak-anak muda yang juga hebat dan kreatif. Nah dan nantinya kita bisa berkontribusi, kerjasama, bersinergi untuk mempromosikan pariwisata dan membuatnya lebih baik.

Bagaimana awalnya Khaniya ikut serta dalam ajang duta pariwisata?

Iya, awalnya aku coba-coba. Karena diajak temen. Awalnya aku nggak yakin ikut audisi karena aku merasa kurang basic. Tapi aku coba, dan ahirnya lolos sebagai finalis. Terus selama pembinaan dan karantina aku lakuin yang terbaik, sampai ahirnya aku terpilih sebagai Nong Tangerang Selatan, dan mewakili Tangerang Selatan ke tingkat Provisi.

Perbedaan apasih yang Khaniya rasain antara pemilihan di tingkat kota dan tingkat provinsi?

Pas karantina Banten jujur lebih berat lagi, karena bersaing dengan wakil-wakil kabupaten dan kota lain, aku berusaha maksimal aja dan berdo’a, temen-temen dari Tangerang Selatan kita semua berjuang untuk Tangerang Selatan.

Khaniya Laksmi Indonesia Fashion Week 2015

Selama mewakili Tangerang Selatan untuk ajang ditingkat provinsi, apa saja hal sulit yang Khaniya laluin?

Aku sempet kurang yakin sama diri sendiri, ya bisa dibilang cukup banyak tekanan juga. Kuliah, tugas, ujian, harus persiapan daj latihan untuk karantina juga selama sebulan lebih. Jadi setiap weekend harus bolak-balik Bogor dan Tangerang selatan.

Lalu, bagaimana strategi Khaniya dalam mengatasi hal tersebut?

Harus ada prioritas, utamain kuliah dulu kalo aku. Dan bawa santai aja, jadi aku seneng-seneng aja ngejalaninnya.

Pernah nggaksih kegiatan sebagai duta pariwisata sampai mengganggu kegiatan kuliah Khaniya?

Kalau mengganggu sih engga, karena itu udah tanggung jawab dan konsekuensi aku. Dan kegiatannya positif, nambah pengalaman dan wawasan. Karena nggak semua orang bisa dapet kegiatan kaya gitu.

Kegiatan apa saja yang pernah Khaniya ikutin selain ajang duta pariwisata?

Waktu SMA aku ikut forum anak dan kongres anak dan IM3 Mobile Academy. Aku juga ikut kegiatan kampus seperti kepanitiaan. Kalau diluar kampus mungkin seperti menjadi pengisi acara.

Apasih motivasi Khaniya mengikuti kegiatan-kegiatan positif tersebut?

Seperti yang tadi aku bilang, pengalaman itu penting. Selagi masih muda aku aku mau cari pengalaman sebanyak mungkin. Ditambah teman baru yang bisa memperluas networking kita

Khaniya juga kan merupakan mahasiswi yang memperoleh Djarum Beasiswa Plus. Bagaimana sih cerita dibalik perolehan tersebut?

Iya, jadi di kampusku emang ada kerjasama dengan Djarum. Dari tingkat 1 pengen banget dapet beasiswa dari Djarum. Dan pas ada pendaftaran itu aku coba-coba daftar. Ternyata lolos seleksi berkas dan ikut tes tertulis. Aku lolos dan lanjut Interview dan FGD. Enggak nyangka banget, karena saingannya berat banget. Dan waktu pengumuman aku lolos, aku bersyukur banget.

Ada program apa saja sih selama menjadi beswan Djarum?

Dari Djarum ada beberapa kegiatan selama menjadi Beswan Djarum. Ada pelatihan Nation Building, Character Building, dan Leadership Development. Kita juga harus bikin semacam project yang di adain di kampus atau lingkungan kampus untuk masyarakat sekitar.

Apa saja yang perlu dipersiapakan untuk ikut beasiswa Djarum?

Mental. Harus tenang selama tes tertulis, jangan down duluan dan pastinya update info-info terbaru

Apasih rahasia Khaniya agar selalu percaya diri dalam mengkuti hal-hal positif?

Bawa have fun aja. Terus saling sharing sama temen-temen yang lain.

Sebagai duta pariwisata bentuk kontribusi seperti apa yang Khaniya lakukan untuk Banten?

Masih simple kalo aku. Jalan-jalan di Banten, ajakin temen-temen liburan di Banten dan tentunya jaga nama baik Provinsi.

Apa harapan Khaniya untuk anak muda Indonesia di masa yang akan datang?

Bisa menjadi pemimpin yang lebih baik untuk Indonesia, bisa merealisasikan ide-ide yang brilliant dan inovatif dan saling bersinergi satu sama lain.

Kedepannya apa yang akan Khaniya lakukan untuk mengembangkan kebudayaan dan pariwisata Banten?

Aku sih mendukung kegiatan dan program pemerintah, serta pastinya ikut kegiatan-kegiatan anak muda yang positif.

 

[Bernhart Farras / Bernhart Farras]