Memilih Konsultan Bisnis yang Tepat

Memilih Konsultan Bisnis yang Tepat

posted in: Konten, Media, Tertulis, Tutorial | 0

Mengalami kebuntuan saat harus menentukan kelangsungan hidup perusahaan. Seluruh pengusaha pernah mengalaminya, itu semua dikarenakan kondisi ekonomi di negeri ini yang tidak selalu stabil.

Seperti yang pernah terjadi sekitar tahun 2010 saat dunia mengalami krisis ekonomi global yang berimbas pada banyaknya perusahaan yang terpuruk hingga akhirnya harus gulung tikar. Pada masa-masa sulit seperti itu hampir semua perusahaan di Indonesia berusaha merancang kembali strategi untuk bangkit dari krisis agar dapat mengembangkan kembali bisnisnya. Di sinilah kemudian dibutuhkan upaya-upaya dalam bidang manajemen untuk bagaimana caranya bangkit kembali dan  berpartisipasi dalam era persaingan bisnis yang semakin ketat.

Sayangnya usaha ini kerap terhalang karena minimnya pengalaman dan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga pasti sulit bagi perusahaan tersebut untuk berkembang dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.  

Saat itulah dibutukan jasa konsultan profesional dan independen untuk membantu perusahaan atau manajer untuk meraih maksud dan tujuan perusahaan dengan berbagai alternatif pemecahan pada bidang pengembangan perusahaan, manajemen dan bisnis, identifikasi, pembelajaran, pencarian potensi baru, juga penerapan sistem baru demi perubahan ke arah yang lebih baik. 

Menggunakan jasa konsultan saat ini sudah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar maupun UKM sebagai opini kedua, walaupun keputusan tetap berada di tangan perusahaan.

Peranan Konsultan Bagi Perusahaan-perusahaan Nasional

Beberapa bidang bisnis yang selayaknya menggunakan jasa konsultan untuk mengembangkan perusahaannya seperti misalnya pemasaran, produksi dan operasi, keuangan dan akuntansi, sumber daya manusia, pajak, teknologi informasi, dan hukum. Dan lain sebagainya. Di tanah air prospek profesi sebagai konsultan manajemen ini cukup cerah karena terbukti di masa krisis beberapa tahun yang lalu banyak perusahaan rela mengeluarkan dana besar untuk memperoleh saran dari konsultan untuk menyelamatkan bisnis mereka. Kebanyakan perusahaan yang mempekerjakan seorang konsultan memang merupakan perusahaan berskala besar.

Perusahaan-perusahaan kecil atau menengah (UKM) sayangnya hingga saat ini masih ada yang menjalankan bisnisnya hanya berdasarkan naluri atau kemampuan yang diwarisi secara turun-temurun dari pendahulunya sejak bertahun-tahun yang lalu. Padahal untuk mengembangkan bisnis sangat penting dilakukan riset dan pengembangan pasar secara optimal. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa dibutuhkan dana yang besar terkait dengan konsultan manajemen untuk memberikan value added yang baik. Padahal bila dipertimbangkan lebih jauh dana untuk membayar jasa konsultan sesungguhnya adalah investasi demi kemajuan perusahaan.

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam memilih konsultan adalah:

1. Spesifikasi kebutuhan perusahaan

Perusahaan yang hendak menggunakan jasa konsultan harus mengetahui secara spesifik kebutuhan perusahaan sehingga membutuhkan konsultan. Biasanya banyak sekali pengusaha yang sebenarnya belum mengerti benar dengan apa yang sesungguhnya benar-benar mereka butuhkan untuk kelangsungan perusahaannya. Sangat disarankan bagi Anda untuk mendalami terlebih dahulu apa sebenarnya kebutuhan perusahaan Anda yang bisa dikomunikasikan kepada konsultan. Sehingga kedepannya Anda tidak akan tersesat di dunia bisnis yang semakin padat persaingan.

2. Pertimbangkan kesiapan dana sebelum menjatuhkan pilihan terhadap perusahaan konsultan tertentu

Banyak sekali pencari jasa konsultan yang salah pilih perusahaan konsultan. Itu semua dikarenakan Anda belum mengenal siapa perusahaan konsultan yang akan bekerjasama dengan perusahaan Anda. Sebaiknya sebelum Anda memutuskan untuk memakai jasa konsultan, alangkah sangat baiknya jika Anda mencari tahu terlebih dahulu seluk beluk perusahaannya, metodeloginya, berapa biaya yang dibutuhkan bahkan jika perlu portofolio perusahaan konsultan tersebut untuk lebih meyakinkan bahwa kita tidak memilih perusahaan konsultan yang salah.

3. Lakukan monitoring kinerja konsultan

Melakukan monitoring untuk mengukur kinerja konsultan ini harus diperhatikan karena hal ini tak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Pengawasan secara berkesinambungan ini berguna untuk mengetahui apakah kebutuhan perusahaan dan solusi yang ditawarkan konsultan sudah cukup sinkron. Sehingga apa yang sudah Anda keluarkan tidak akan menguap sia-sia begitu saja. Tentunya Anda harus memastikan bahwa setiap yang mereka kerjakan adalah benar-benar tepat untuk perusahaan.

Jadi coba Anda evaluasi kembali di titik mana sekarang perusahaan Anda berada. Ini penting bagi kemajuan perusahaan, karena tentunya perusahaan yang Anda bangun dari nol itu didirikan dengan tujuan supaya perusahaan Anda bisa berkembang dan menghasilkan keuntungan yang besar. Itu semua tidak bisa dikerjakan sendirian, banyak sumber daya yang harus kita siapkan termasuk waktu dan tenaga. Terakhir pastikan Anda menemukan perusahaan konsultan yang tepat bagi perusahaan.