Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah

posted in: Konten, Media, Tertulis, Wawasan | 0

Roem Topatimasang pernah mengatakan bahwa setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru, dan setiap buku adalah ilmu. Mendapatkan ilmu dan berbagi ilmu gak hanya bisa dilakukan di sekolah saja, tetapi bisa dimana saja, dan ilmu bisa datang darimana saja. Semangat berbagi ilmu itulah yang mendorong Quliah Alfendah untuk membagikan pengetahuannya mengenai dunia profesi yang dijalaninya, yaitu ilmu fisioterapi, kepada masyarakat melalui akun Line nya dan telah dishare oleh banyak orang.

WE TAKE CARE OF PEOPLE. Uang nomor dua, yang penting kesembuhan pasien dulu secara fisik maupun secara mental

-Quliah Alfendah-

Quliah Alfendah, yang biasa dipanggil Ully, adalah perempuan pekerja keras dan memiliki semangat yang tinggi. Ully, yang lahir pada 30 September 1991, merupakan alumnus dari Program Vokasi, Program Studi Fisioterapi, Universitas Indonesia. Ully yang memiliki beberapa hobi lain, seperti fotografi dan public speaking, akhirnya memilih fisioterapis sebagai profesi yang digelutinya. Walaupun pada awalnya Ully mengaku tidak sengaja tercemplung ke bidang kesehatan, tetapi sekarang Ully sangat menikmati profesinya sebagai fisioterapis. Menurut Ully, profesi yang dijalaninya saat ini berdampak besar bagi orang banyak, tetapi masih banyak orang yang menganggap profesinya sebagai fisioterapis sebelah mata. Kondisi masyarakat yang kurang memahami profesinya ini mendorong Ully untuk terus semangat mengedukasi masyarakat tentang profesinya sebagai fisioterapis dan berbagi ilmu fisioterapi.

Yuk, kita simak cerita Ully mengenai semangatnya untuk mengedukasi masyarakat mengenai profesinya sebagai fisioterapi!

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah 1

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi Quliah Alfendah

Hai Ully, kesibukan apa yang sedang kamu jalani saat ini?

Sekarang aku bekerja sebagai Fisioterapis di Siloam International Hospital Karawaci dan juga sebagai beauty consultant di bisnis yang sedang aku jalani. Sebelumnya, saya aktif sebagai education manager di OM Active Physiotherapy Jakarta yang tugasnya membuat program pendidikan seperti workshop dan magang di klinik tersebut, juga sebagai jembatan antara masyarakat, mahasiswa fisioterapi dan juga organisasi terkait.

Ully, bagaimana sih kerjanya seorang fisioterapis itu? Kamu bisa ceritakan kepada pembaca mengenai ilmu fisioterapi.

Ilmu Fisioterapi adalah ilmu yang menitikberatkan untuk menstabilkan atau memperbaiki gangguan fungsi alat gerak atau fungsi tubuh yang terganggu, yang kemudian diikuti dengan proses/metode terapi gerak. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.778 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelayanan Fisioterapi di Sarana Kesehatan, fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak, dan komunikasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga khusus, penguluran dan bermacam-macam teknik dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihan–latihan fisioterapi.

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah 2

Ully, selama kamu menjalani profesi kamu sebagai seorang fisioterapis, apa saja suka, duka, dan tantangan yang kamu hadapi?

Tantangannya itu, banyak orang belum paham apa itu ilmu fisioterapi dan pentingnya ilmu fisioterapi. Padahal, kami berkontribusi banyak dalam penyembuhan cedera maupun restorasi kondisi setelah serangan stroke dan pasca operasi. Banyak orang masih berkiblat pada alternatif seperti dukun tulang. Itu mempersulit tenaga medis dalam penanganan lanjutan. Karena kadang mereka datang dalam kondisi sudah parah yang disebabkan kesalahan penanganan. Saat ini pun profesi kami masih dianggap rendah oleh orang karena mereka masih kurang paham bedanya antara tukang urut dan fisioterapi. Fisioterapis adalah seseorang yang telah lulus pendidikan fisioterapi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Suka duka yang jalani, banyak sih, seperti kemampuan fisik aku, karena saat aku terjun ke lapangan dan menangani pasien, aku menghadapi pasien yang kurus, gemuk, besar, dan kecil. Aku juga dituntut untuk siap sedia kapan saja. Selain itu, dari faktor pasiennya adalah mereka ingin cepat sembuh, padahal menurut linimasa penyembuhan kadang gak memungkinkan, dan terkadang ada pasien yang kondisinya membutuhkan terapi, tapi pasiennya gak mau, itu disebabkan kurangnya pemahaman pasien tadi.

Untuk menghadapi hal tersebut, saya terus mengembangkan diri saya, dengan berolahraga dan masih terus belajar mendalami ilmu fisioterapi. Selain itu, agar hasil terapi yang aku lakukan ke pasien maksimal, aku tentunya harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Untuk menghadapi pasien, aku juga enggak bosan-bosannya untuk terus mengedukasi masyarakat

Dalam menjalani profesi ini, aku selalu ingat mottoku yaitu, WE TAKE CARE OF PEOPLE. Uang nomor dua, yang penting kesembuhan pasien dulu secara fisik maupun secara mental.

Mengapa sih Ully tergerak untuk melakukan edukasi ke masyarakat? Tujuan apa yang kamu harapkan dari edukasi tersebut?

Harapan aku adalah agar masyarakat bisa paham kalau cedera itu tidak bisa disepelekan. Terkadang karena kelalaian kita , baik karena malas untuk fisioterapi atau malah tidak tahu sama sekali tentang fisioterapi, padahal cedera mempunyai risiko kecacatan yang sebenarnya bisa dihindari. Sedangkan edukasi yang ditujukan untuk atlet adalah agar mereka bisa paham kalau cedera itu harus ditangani oleh profesional agar mereka cepat bisa kembali ke lapangan.

Kemudian, untuk para fisioterapis agar mereka bisa lebih sharp dan profesional sama pasien. Agar profesi ini semakin disegani dan juga maksimal kerjanya. Pokoknya aku percaya bekerja sebagai tenaga medis itu adalah sebuah pengabdian. Jadi kerjakan seoptimal mungkin demi kesehatan pasien-pasien kita.

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah 3

Kemudian, cara apa yang kamu lakukan ketika kamu mengedukasi masyarakat mengenai ilmu fisioterapi?

Yang pertama, aku harus melaksanakan terapi sebaik baiknya agar jelas bagi masyarakat dalam memahami bagaimana cara aku bekerja dan mereka paham akan pekerjaan aku dan ilmu fisioterapi itu sendiri. Kemudian, aku juga melaksanakan berbagai seminar dan workshop untuk fisioterapis maupun awam, salah satunya beberapa event yang saya rancang dalam Om Education di OM Active Physiotherapy.

Media sosial yang semakin berkembang juga aku manfaatkan untuk mengedukasi kawan-kawan bahwa profesi aku banyak bermanfaat bagi kesehatan dan penting untuk dilaksanakan dalam kondisi kondisi medis tertentu. Kalian bisa mengikuti media sosial saya di line ibupejabat dan akun twitter @ibupejabat untuk lebih tahu tentang ilmu fisioterapi.

Berbicara tentang profesi kamu yang lain, yaitu sebagai beauty consultant, apa alasan kamu untuk juga menekuni profesi ini?

Karena aku juga punya passion di bidang kecantikan. Menurutku, merawat tubuh adalah cara kita mensyukuri pemberian Tuhan. Kedepannya, aku berminat menggabungkan fisioterapi dan kecantikan.

Semangat Berbagi Ilmu Fisioterapi ala Quliah Alfendah 4

Apa sih pentingnya menjalani sesuatu sesuai dengan passion yang kita punya?

Penting banget dong! Karena passion itu adalah bensin kita, semangat kita dalam menjalani kehidupan. Dengan melakukan pekerjaan sesuai passion, maka hal-hal yang kita kerjakan akan menjadi optimal, kita juga melaksanakannya dengan suka cita . Nah, semangat yang bersumber dari passion kita itu akan sampai pada pasien pasien. Dengan passion yang kita miliki, apapu halangannya, kita akan tetap bersemangat menjalaninya. Again, i take care of people as physiotherapist. I’m passionate about it, and I’m proud to be a physiotheraphist.

Menurut Ully, bagaimana sih anak muda di era sekarang?

Anak muda indonesia sekarang lebih kreatif dan gak malu untuk menyuarakan maupun melakukan perubahan. Keep the spirit and stay humble.

Apa pesan Ully untuk anak muda Indonesia?

Lakukan apa yang kamu cintai dan kamu tidak akan merasa lelah. Jangan lupa, jangan pernah berhenti belajar karena ilmu itu tidak akan pernah berhenti berkembang. Saat bekerja ataupun melakukan kegiatan entah kuliah, magang, volunteering, dan lain-lain, lakukan dengan sepenuh hati. Stay hungry, keep improving, be proud!


[Bernhart Farras / Bernhart Farras]